Beranda blog

Komunitas Lendenk n’d Gank Chapter Central Berbagi Takjil Ramadhan kepada OJOL dan Pengendara lainnya

0

BANDUNG , JABAR – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Komunitas Lendenk n’d Gank Chapter Central Berbagi Takjil Ramadhan kepada OJOL (Ojeg Online) dan Pengendara lainnya , Jum’at, 7 Maret 2026.

Salah satu lokasi pembagian berlangsung di Jalan jln lampu merah paskal acara di mulai dari pukul 17:00wib sampai dengan selesai.

Kehadiran pengurus dan anggota Komunitas lendenk n’d gank chapter central yang di Ketuai Pak Enco disambut hangat oleh warga yang melintas, maupun masyarakat sekitar, khususnya di kawasan tempat para Pengendara melintas tersebut.

Aksi sosial ini menjadi wujud kepedulian Komunitas lendenk n’d gank chapter central kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa dan masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka.

Yudi Jeruji salah seorang dari Komunitas lendenk n’d gank chapter central menegaskan , bahwa ” kegiatan berbagi takjil merupakan salah satu cara mempererat kebersamaan serta meningkatkan rasa peduli di tengah masyarakat,’ ungkapnya, pada awak media ini, Jum’at, (7/3/2026).

“Hidup yang paling indah adalah ketika kita dapat berbagi kepada sesama. Di bulan suci Ramadhan ini, mari kita tingkatkan kebersamaan dan saling peduli,” ujar Yudi.

Sambil menambahkan, bahwa pihaknya berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk menebar kebaikan, khususnya di momentum Ramadhan yang penuh berkah.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara anggota Komunitas lendenk n’d gank chapter central dengan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan,
Komunitas lendenk n’d gank chapter central berkomitmen untuk terus hadir melalui berbagai kegiatan positif dan bermanfaat. Warga yang menerima takjil tampak bersyukur dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Mereka berharap aksi berbagi ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya selama bulan Ramadan.

Ketua Komunitas lendenk n’d gank chapter central yang kerap disapa Pak Enco, memberikan dukungan atas kegiatan sosial tersebut. “Saya sangat mengapresiasi langkah anggota Komunitas lendenk n’d gank chapter central yang turun langsung ke masyarakat berbagi takjil. Inilah esensi dari kegiatan ini yaitu hadir, peduli, dan memberi manfaat nyata. Semoga kegiatan ini menjadi teladan bagi seluruh anggota Komunitas lendenk n’d gank chapter central di Indonesia.”

Kegiatan berbagi takjil Komunitas lendenk n’d gank chapter central bukan hanya sekadar aksi sosial, tetapi juga simbol kebersamaan dan kepedulian di bulan Ramadhan. Dukungan dari masyarakat serta apresiasi dari Ketua Komunitas lendenk n’d gank chapter central Enco semakin memberikan semangat berbagi ini layak untuk terus dilanjutkan dan dikembangkan di masa mendatang,” pungkasnya Yudi Jeruji menutup pembicaraan nya dengan awak media ini.

NARASUMBER PEWARTA: YUDI JERUJI/ EGHA. EDITOR RED: EGHA.

Sub Kogartap 0606/Bogor Melaksanakan Buka Puasa bersamaTokoh Masyarakat dan Pemberian Santunan kepada Anak-anak Yatim

0

BOGOR – Sub Komando Garnisun Tetap (Kogartap) 0606/Bogor menggelar acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim pada Bulan Ramadhan 2026, yang bertempat di Mess Garnisun Bogor Jalan Parung Banteng,Katulampa Bogor Timur,Jumat (6/3/26).

Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh Masyarakat dan tokoh agama setempat, hadir Haji Iskandar, Haji Sukamto termasuk anak-anak yatim.

Kaskogartap II/Bdg Marsma TNI Visnu Hermawan S.E., M.M. melalui Kasubgar Bogor Mayor Inf Irwan Suwarna menyampaikan di awak media pentingnya berbagi dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan. Kasubgar menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar acara rutin tahunan, tetapi merupakan manifestasi dari nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang diajarkan oleh Islam.kegiatan yang sudah dilaksanakan di Bulan Suci Ramadhan dibeberapa tempat pembagian Takjil, sore ini Buka puasa bersama tokoh masyarakat,tokoh agama dan pemberian santunan kepada anak yatim.

Ustad Rusdi memberikan Tausiah yang menyentuh hati para hadirin dengan pembahasan tentang keutamaan Ramadhan dan pentingnya berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Beliau juga menekankan tentang pentingnya pendidikan dan dukungan bagi anak-anak yatim untuk mempersiapkan mereka menjadi generasi yang kuat dan produktif di masa depan.

Puncak acara adalah buka puasa bersama yang diawali dengan adzan magrib. Semua peserta, termasuk anak-anak yatim, berbuka dengan takjil yang telah disiapkan, diikuti dengan shalat magrib berjamaah. Suasana kebersamaan semakin terasa saat makan malam disajikan dan semua orang menyantap hidangan bersama-sama dalam suasana yang penuh keakraban.

Kegiatan utama adalah penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, yang disampaikan oleh Kasubgar, Momen ini sangat emosional dan menyentuh, memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yang menerima santunan tersebut.

Sukamto selaku Ketua RT 06 RW 01 setempat di Katulampa mengapresiasi Garnisun Bogor yang selalu peduli dengan di lingkungan masyarakat setempat, Kegiatan ini tidak hanya meninggalkan kesan yang mendalam,tetapi juga menguatkan nilai-nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas di lingkungan RT Kami,imbuhnya

Acara berakhir dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan, keberkahan, dan kekuatan untuk terus melakukan kebaikan.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semangat untuk berbagi dan berbuat baik terus menyala di hati setiap individu, tidak hanya selama bulan Ramadhan, tetapi sepanjang tahun.

 

Narasumber Pewarta: Kasub Kogartap 0606/Bogor Mayor Inf Irwan Suwarna Irwan SKOGAR BOGOR/ Egha. Editor Red: Egha.

Diduga Program MBG di sejumlah titik Kabupaten Bandung Barat, Menu Tak Sesuai Juknis

0

BANDUNG BARAT, JABAR – MBG adalah singkatan dari Makan Bergizi Gratis, program nasional prioritas pemerintah Indonesia yang bertujuan menyediakan makanan bergizi untuk anak sekolah, balita, ibu hamil, dan menyusui guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menurunkan stunting, serta mendukung ekonomi lokal melalui pemberdayaan petani dan UMKM dalam rantai pasoknya.

Program ini adalah bagian dari visi jangka panjang Indonesia Emas 2045 untuk memperkuat SDM dan kemandirian pangan

Akan tetapi banyak yang membuat publik bertanya-tanya ” nilai dan nutrisi menu yang diterima keluarga manfaat tidak sesuai ketetapan pemerintah pusat”.

Bahkan, banyak terjadi pro dan kontra , hingga menjadi konflik, pengaduan, bahkan Pengancaman bagi Keluarga Penerima manfaat program Pemerintah Pusat MBG tersebut, salahsatunya yang terjadi kepada salahsatu anggota media infoindonesiainews.com ini beberapa hari lalu.

Selanjutnya, muncul kembali sejumlah pengaduan terkait menu MBG yang disajikan dan diberikan kepada penerima manfaat di beberapa titik wilayah kepada awak media ini, yaitu diantaranya :

Pengaduan dari Seorang Guru salahsatu Sekolah Dasar Negeri yang berada di Desa Pasir Halang, Bandung Barat,yaitu terkait pemberian MBG Balita untuk 3 ( Tiga) hari menjadi Seminggu 2(dua) kali diberikan, bahkan Seorang Guru (yang tak menyebutkan namanya)tersebut telah melakukan upaya complain pada SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, unit dapur pusat (central kitchen) yang dibentuk oleh Badan Gizi Nasional. Namun, tak pernah di tanggapi.

(Menu MBG Desa Pasir Halang, Kecamatan Cisarua, KBB)

Pengaduan lain pun muncul pula dari Warga Penerima Manfaat MBG dari SPPG Desa Cempaka Mekar, Bandung Barat, yang menyampaikan pada awak media ini, bahwa menu yang diterima anaknya tak sesuai dengan juknis yang telah ditetapkan pemerintah pusat, baik harga maupun gizi serta nutrisinya.

Pihak awak media pun telah berusaha mewawancarai penerima manfaat, dan memperlihatkan menu yang diterima anaknya tersebut.
“Tak ada nilai nutrisinya,dan harganyapun gak akan sampai sepuluh ribu,”ungkapnya tanpa menyebutkan namanya.

Kemudian, awak media ini pun menghubungi salahsatu Tokoh Kader PKK dari Desa Cempaka Mekar, Kec. Padalarang, Kab. Bandung Barat untuk mengetahui dan menghimpun informasi terkait menu yang di share di SW nya, sama persis dengan yang diterima salahsatu warga penerima manfaat yang tidak sesuai juknis nya tersebut.

Bahwa “betul itu adalah menu dari SPPG yang berada di wilayah Desa Cempaka Mekar, yang dikelola oleh inisial (O), dan Sempat di Share melalui SW ( Status WhatsApp),agar ada perhatian dari pengelola MBG tersebut,” ungkapnya kepada awak media ini.

(Menu MBG SPPG Desa Cempaka Mekar,  Kec. Padalarang, KBB. Pada hari Senin, 2 Maret 2026.

Kemudian, pengaduan pun muncul dari Narasumber penerima manfaat lainnya, dari salahsatu Paman yang Keponakannya sekolah di SDN Singajaya, Kecamatan Cihampelas, Bandung Barat pun, sepulang sekolah memperlihatkan satu item menu yang diterima nya.

“Mbg di SDN Singajaya lebih parah 1 u, hanya 1(satu) iteum, ini penerima manfaat nya keponakan Saya barusan pulang sekolah, langsung Saya Fotokan,” ungkapnya , pada hari Selasa,
[3/3 12.30] .

( Menu MBG SPPG Desa Singajaya, Kec.Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, pada hari Selasa, 3 Maret 2026).

SPPG adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, yaitu unit dapur dan layanan yang didirikan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah .

SPPG di Kepalai oleh Koordinator pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang memastikan seluruh kegiatan operasional MBG.
Dan sudah seharusnya setiap SPPG mempunyai kewajiban mengutamakan Poin – poin Penting SPPG berikut ini :

– Fungsi Utama: Menyiapkan, memasak, dan mengemas makanan bergizi.

– Keamanan Pangan: Diawasi oleh puskesmas untuk memastikan standar kebersihan dan sanitasi.

Dampak Ekonomi:

– Memberdayakan UMKM, petani, dan nelayan lokal sebagai pemasok bahan makanan.

– Struktur Pegawai: Terdiri dari Kepala SPPG, ahli gizi, jurutama masak, ahli sanitasi, hingga relawan dapur.

Karena, SPPG adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan Nutrisi, yang mengutamakan
Kesehatan dan Terjamin Makanannya! ✨

Jadi.., Bagaimana Program MBG dari Pemerintah Pusat ini dapat Berkualitas, Bergizi dan Bernutrisi, bila Penerima Manfaat MBG diduga hanya alakadarnya tanpa memperhatikan Nutrisi dan Gizi sesuai ketetapan pemerintah pusat.

( MENU MBG SPPG Desa Mekarjaya pada Hari Kamis, 26 Pebruari 2026).

Kesimpulan: Berita ini di Tayangkan untuk mengedukasi agar SPPG di setiap Wilayah yang berada di Kabupaten Bandung Barat, dapat menerapkan anggaran dan menu yang Bergizi dan Bernutrisi, sesuai dengan juknis dari BGN (Badan Gizi Nasional) yang ditunjuk oleh Pemerintah Pusat untuk mengawasi Nutirisi dan Gizi MBG ( Makan Bergizi Gratis) itu sendiri .

Narasumber Pewarta: Tim Red. Editor Red: Egha.

Ketua Pokja M Raup Soroti DPRD KBB atas Penyelenggaraan Buka Bersama di Hotel Tidak Efisiensi dan Transparan 

0

BANDUNG BARAT, JABAR – Penyelenggaraan buka puasa bersama oleh DPRD di salah satu hotel, menjadi sorotan publik, karena dinilai dari sudut pandang utama yaitu kepatuhan prosedur/anggaran dan tingkat efisiensinya. Di tengah kebijakan efisiensi yang ketat, maka seharusnya dapat menjadi bahan pertimbangan.

 

Ketua Pokja Wartawan KBB, M. Raup menyoroti penyelenggaraan buka bersama di hotel, padahal Gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat merupakan Gedung dengan fasilitas yang lengkap tersedia.

 

Menurut Ketua Pokja Wartawan KBB, bahwa “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memanfaatkan fasilitas publik yang ada, terutama Gedung DPRD yang representatif,” ujarnya.

 

M. Raup juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran yang menjadi sorotan publik disaat ekonomi masyarakat sedang dalam kesulitan.

 

“Kami ingin tahu apakah penyelenggaraan di hotel ini sudah sesuai dengan prosedur dan anggaran yang ada,” tambahnya.

 

Ketua Pokja Wartawan KBB M Raup berharap agar kegiatan serupa seperti ini,kedepan nya dapat lebih bijaksana, dapat mempertimbangkan penggunaan fasilitas publik dan transparansi anggaran,” pungkasnya M Raup.

 

Berikut adalah beberapa pertanyaan atas analisis yang berdasarkan kebijakan terkait penggunaan anggaran PEMDA atau DPRD:

 

1. Apakah Kesesuaian Prosedur dan Anggaran (APBD) telah menerapkan kebijakan terbaru tahun 2025/2026, yang telah diatur oleh pemerintah pusat melalui Kemendagri.

 

 

2. Apakah Prosedur Pengadaan Kegiatan tersebut telah tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Sekretariat DPRD dan mematuhi standar harga daerah.

 

3. Apakah telah melaksanakan Kepatuhan anggaran yang tersedia di APBD, direncanakan, dan mengikuti standar biaya, secara prosedur administratif, terkait penggunaan hotel .

 

4. Bagaimana dengan Efisiensi Anggaran yang telah bertentangan dengan Semangat Efisiensi itu sendiri, di tengah-tengah instruksi Pemerintah Pusat untuk melakukan efisiensi anggaran dan mengalihkan dana ke program prioritas (seperti kesehatan/pendidikan),dan mengadakan acara berbuka di hotel sering dianggap kurang efisien atau tidak peka situasi.

 

Sorotan:

– Risiko Pemborosan: Jika kegiatan tersebut menghabiskan anggaran besar yang sebenarnya bisa dihemat (misalnya mengadakan di kantor DPRD), maka tingkat efisiensinya rendah.

 

– Tuntutan Publik: Publik sering menuntut kegiatan yang lebih sederhana (misalnya berbuka di kantor atau tempat sederhana) dibandingkan hotel mewah untuk menunjukkan kepedulian di tengah kesulitan ekonomi.

 

Kesimpulan :

– Secara substansi efisiensi, kegiatan buka puasa di hotel sering dinilai tidak efisien dan bertentangan dengan semangat penghematan anggaran yang ditekankan pemerintah pusat.

 

– Disarankan untuk memastikan kegiatan tersebut memiliki “nilai tambah ekonomi” dan tidak melanggar aturan spesifik atau Surat Edaran (SE) yang mungkin diterbitkan kepala daerah setempat terkait efisiensi.

 

NARASUMBER/PEWARTA: M RAUP / TIM RED POKJA WARTAWAN KBB. EDITOR RED: EGHA.

Jadi Sorotan Dugaan atas Pelanggaran Etika Oknum Kepala Sekolah SDN 2 Dompyong Wetan, Cirebon

0

CIREBON, 26 Februari 2026 — Dunia pendidikan kembali menjadi sorotan publik menyusul dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah SDN 2 Dompyong Wetan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, berinisial H. Maksum. Dugaan tersebut dinilai telah mencoreng nama baik institusi pendidikan, khususnya di lingkungan Kabupaten Cirebon.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Maksum diduga melakukan perbuatan tidak terpuji pada saat hari kerja, bahkan di bulan suci Ramadan yang seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan integritas moral dan keteladanan, malah digunakan untuk berasyik asyikan dengan wanita pujaannya di daerah Kabupaten Kuningan tepatnya di Desa Gara tengah, kecamatan Japara

Perilaku tersebut sangat disayangkan, mengingat seorang kepala sekolah merupakan figur pemimpin, pembina, sekaligus panutan bagi para guru, staf, serta peserta didik.

Lebih lanjut, saat dikonfirmasi oleh sejumlah jurnalis, Maksum menyampaikan bahwa dirinya telah bercerai dengan istri pertamanya. Namun demikian, berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, Maksum diketahui masih tinggal bersama keluarga di wilayah Gebang.

Kondisi ini semakin memperkeruh situasi dan memunculkan pertanyaan publik terkait integritas serta keterbukaan Maksum sebagai aparatur pendidikan.

Sebagai pimpinan lembaga pendidikan dasar, seorang kepala sekolah seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai moral, etika, serta kedisiplinan. Apalagi pada bulan Ramadan, yang identik dengan pembinaan akhlak, pengendalian diri, dan peningkatan kualitas spiritual.

Tindakan yang diduga dilakukan tersebut tidak hanya berpotensi merusak citra pribadi, tetapi juga mencederai nama baik sekolah, tenaga pendidik, serta dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon secara umum.

Masyarakat berharap agar Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon dapat segera melakukan klarifikasi, pemeriksaan menyeluruh, dan mengambil langkah tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketegasan diperlukan guna menjaga marwah institusi pendidikan serta memberikan efek jera, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Penegakan disiplin terhadap aparatur pendidikan merupakan bentuk komitmen dalam menjaga profesionalitas dan wibawa lembaga pendidikan. Apabila terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik dan disiplin pegawai, maka sanksi tegas, termasuk pemberhentian sesuai mekanisme yang berlaku, patut dipertimbangkan demi menjaga kredibilitas institusi.

Dunia pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun karakter generasi bangsa. Oleh karena itu, setiap insan pendidikan wajib menjaga sikap, perilaku, serta tanggung jawab moralnya, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Kepemimpinan yang baik bukan hanya diukur dari kemampuan administratif, tetapi juga dari integritas dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Masyarakat Kabupaten Cirebon berharap persoalan ini dapat disikapi secara objektif, profesional, dan transparan, sehingga kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan tetap terjaga dan tidak ternodai oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

NARASUMBER PEWARTA: HUMAS FR / TIM RED FR. EDITOR RED:  EGHA.

Gara – gara Posting Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Medsos , Jurnalist  Terima Intimidasi 

0

BANDUNG BARAT, JABAR – Seorang Jurnalist dari media Infoindonesiainews.com asal Kabupaten Bandung Barat melaporkan pada redaksi adanya tindakan intimidasi dan ancaman teror yang menimpanya usai mengunggah foto berupa menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ke media sosial yang di terima oleh anaknya hanya dengan narasi bertuliskan “MBG MEKARJAYA, CIHAMPELAS, KBB”.

Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran terkait kebebasan berpendapat di lingkungan Warga masyarakat sebagai penerima manfaat, maupun sebagai kontrol sosial dalam mengawasi program pemerintah.

Kejadian bermula pada hari Kamis, 26 Februari 2026, saat anggota Jurnalist berinisial DS yang merupakan orang tua siswa di SD Margamekar, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, mengunggah foto menu MBG yang dibawa anaknya pulang sekolah ke platform Facebook.

Menurut DS, bahwa ‘ unggahan tersebut murni merupakan dokumentasi pribadi Saya, tanpa narasi penghinaan terhadap pihak mana pun, dan di akunt milik pribadi Saya,” ungkapnya kepada redaksi.

Namun, pada Jumat, 27 Februari 2026, korban mulai mendapatkan serangkaian teror melalui pesan WhatsApp dan panggilan telepon dari nomor yang tidak dikenal.

Pukul 11.24 WIB: Korban dihubungi seseorang yang mengirimkan tangkapan layar (screenshot) postingan Facebook miliknya.
Panggilan Telepon: DS mengaku ditegur oleh salah seorang pria berinisial D, yang diduga merupakan anggota salah satu Lembaga Organisasi Kemasyarakatan . Penelpon meminta DS untuk bertemu dengannya disebuah lokasi yang telah ditentukan oleh D guna melakukan “klarifikasi”.

Ancaman Lanjutan: Tak lama berselang, nomor baru kembali menghubungi korban dengan nada mendesak agar postingan foto menu MBG tersebut segera dihapus dari media sosial.

Jurnalist DS mengaku dirinya heran, ada apa dengan postingan Foto MBG yang diterima anaknya tersebut, mengingat apa yang diunggahnya adalah hak milik pribadi dan tidak mengandung unsur pencemaran nama baik, ataupun ujaran kebencian, ataupun menjelekan nama pihak terkait manapun.

”Saya heran, apa hubungannya dengan mereka? Saya tidak menyebut atau menghina seseorang atau yayasan, hanya memposting menu MBG. Kenapa saya harus dipaksa untuk klarifikasi?” ujar DS saat melaporkan hal ini ke redaksi.

Lanjutnya, padahal Saya gak ada niat menjatuhkan nama SPPG manapun, Saya saja tak mengetahui SPPG mana atas MBG tersebut, Saya hanya posting menu yang dibawa anak Saya pulang, itu saja,”ungkapnya.

Otomatis Ia merasa heran dan menimbulkan kejanggalan , hingga muncul pertanyaan mengapa unggahan mengenai menu makanan yang diterima siswa di sekolah tersebut justru memicu reaksi keras dari oknum tertentu.

Jika kamera dan dokumentasi dianggap lebih berbahaya daripada risiko keracunan makanan, atau jika kritikan dianggap sebagai ancaman yang harus ditumpas, maka Keadilan Sosial dan Hak Berpendapat yang dijamin oleh Undang-Undang tengah berada dalam kondisi terancam.

Hingga berita ini diturunkan, DS masih merasa was-was atas teror yang diterima, karena terkesan menekannya untuk menghapus postingan MBG tersebut di akun miliknya tersebut.

Hal ini juga menjadi sorotan bagi insan pers, mengingat fungsi kontrol sosial dan kebebasan informasi adalah kunci untuk memastikan program pemerintah seperti MBG berjalan dengan transparan dan akurat tanpa ada tekanan dari pihak manapun, serta dapat menjalankan tugas dan fungsi Pers sebagai kontrol sosial yang di lindungi oleh Undang-undang Pers No 40 .(Red)

Narasumber Pewarta: DS / Ardi Istana NKRI Editor Red : Egha.

Catatan Redaksi: Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan informasi selama tidak melanggar hukum.

Tindakan intimidasi terhadap masyarakat yang melakukan pengawasan publik adalah bentuk kemunduran demokrasi.

SDIT Al Ashr Nasional Miliki Kepsek Baru: “Sofyani Rasyad,S.Kom Terpilih Hasil Seleksi”

0

Citeureup, jejak24jam.com – Berdasarkan hasil rangkaian proses seleksi calon Kepapal sekolah SDIT Al Ashr yang telah dilaksanakan oleh Yayasan Pendidikan Al Ashr Nasional dengan Hasil penilaian Kepanitìaan Seleksi serta berdasarkan hasil rapat dan Keputusan Yayasan Tanggal 22 Februari 2026, maka pada hari ini :
Tanggal 23 Februari 2026 pukul 13.45 WIB telah diserahkan Surat Pemberitahuan dan Penetapan Kepala Sekolah Terpilih serta Penyerahan SK Kepala sekolah yang baru kepada Bapak Syofyani Rasyad, S.Kom.
Yang terpilih menjadi KEPALA SDIT AL ASHR yang baru, menggantikan Kepala Sekolah sebelumnya Bapak H. Ferry Afrial, S.Pd.I.

Kami selaku ketua yayasan Al ASHR Nasional mengucapkan selamat kepada Bapak Rasyad atas amanah yang diberikan.
Semoga Allah memberi kekuatan dan keberkahan dalam menjalankan tugas memimpin serta mèmbawa sekolah menjadi lebih maju dan berkualitas ” jelas Drg Hardiono .

” Insyaa Allah Pelantikan akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 27 Februari 2026 ” tambah Hardiono kepada media di sekolah SDIT AL ASHR NASIONAL .

Redaksi

Klarifikasi Boy San : adalah Ketua Umum Asosiasi PRANATACARA Artis Indonesia “PARINDO”, Multimedia, EO dan WO

0

JAKARTA – Banyak yang masih bingung dengan nama Boy san, banyak yang notis aku itu penyanyi tahun 80 an lah, terus banyak yang mengira aku penyanyi asal Minang lah, karena ada beberapa nama Artis atau penyanyi yang serupa

Serupa tapi tak sama, saya memulai karir memang dari penyanyi cafe to cafe, dan saya pun sudah punya album sendiri dan pertama kali debut album itu di tahun 2011, dengan judul album menggapai Bintang dan single Dirimu untukku, tapi sebelum nyanyi pun aku sudah jadi Model Majalah.

Sampai sekarang pun saya masih aktif di dunia entertainment, selain saat ini masih menjabat sebagai ketua Umum asosiasi PRANATACARA Artis Indonesia (PARINDO ) saya juga kan punya Boysand multimedia , EO dan WO. Kamis, (5/2/2026)

Masih banyak yang bilang saya penyanyi tahun 80-an , ini yang kadang bikin saya males menjelaskan panjang lebar, haha
Padahal di TV iklan saya begitu banyak tayang , salah satu nya iklan Gojek versi kripto itu,
Beberapa waktu lalu pun striping jadi host di Antv, jadi penyiar di TVRI, tapi masih banyak yang mengira aku itu penyanyi lampau, padahal jelas jelas aku masih ada dan aktif di masa sekarang,

Sekarang saya terlibat menjadi Actor di film Horor berjudul ” Rajah“ garapan eighsensesfilm , dan akan tayang pada tanggal 26 feb 2026, dan ada beberapa judul film lagi yang menunggu jadwal tayang,

Semoga film nya bisa booming dan perjalanan karir saya yang cukup panjang ini tidak salah notis lagi, boysan is boysan, bukan penyanyi masa lampau , karena saya ada dan hadir di masa dulu dan sekarang , hehe. “Tegas Boy san.


Narasumber Pewarta: Boysan / H Widi. Editor Red : Egha.

Posyandu Mawar IV Pusdikav Desa Jayamekar Mewakili Bandung Barat Mengikuti Lomba Posyandu BKB & Kader Berprestasi antar Kesatuan  Tingkat Nasional 

0

DESA JAYAMEKAR, BANDUNG BARAT, JABAR – Kegiatan perlombaan antar Kesatuan Posyandu Tingkat Nasional adalah ajang kompetisi bagi Posyandu terbaik di berbagai daerah pedesaan.

Perlombaan ini di ikuti juga oleh Pos Yandu Mawar IV ( Empat) Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Yang dilaksanakan pada Hari Selasa, (20/01/2026) , Pagi,  Pukul 10.00 Wib , yang bertempat di Gedung Pos Yandu Mawar IV (Empat) Desa Jayamekar.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PKK Desa Jayamekar Sunarti, Kepala Desa Jayamekar Siti Khoiriyah, Sekdes Mono, dan juga Ibu dari Komandan Pusdikav turut hadir pula dalam kegiatan tersebut, serta para Kader – kader Pos Yandu yang berada di wilayah Desa Jayamekar.

Menurut Kepala Desa Jayamekar Siti Khoiriyah menyampaikan, bahwa ” Penilaian Lomba antar Posyandu antar Kesatuan Tingkat Nasional yang di ikuti oleh Posyandu Mawar IV (Empat) Desa Jayamekar di nilai berdasarkan pelayanan kesehatan holistik, inovasi (seperti Posyandu Digital, Kebun Gizi, atau inovasi stunting), administrasi, dan keterampilan kader, seringkali terintegrasi dengan Jambore Kader, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak serta pemberdayaan masyarakat, dengan kategori lomba seperti kader berprestasi, Posyandu terbaik, hingga yel-yel Posyandu yang mencakup siklus hidup,” ungkapnya.

Bentuk Kegiatan dan Penilaian:

– Lomba Kader Berprestasi: Menilai pengetahuan, keterampilan (misal 5 langkah Posyandu), dan dedikasi kader dalam memberikan pelayanan kesehatan.

– Lomba Posyandu Terbaik: Penilaian menyeluruh terhadap pengelolaan, inovasi, dan capaian pelayanan Posyandu di tingkat desa/kelurahan.

– Inovasi Pelayanan: Penilaian terhadap program unggulan seperti Posyandu Digital, Kelas Ibu Hamil Kreatif, Kampung Bebas Stunting, Kebun Gizi, Bank ASI, atau Pojok Literasi Kesehatan.

– Kegiatan Pendukung (Jambore): Meliputi pameran kesehatan, lomba yel-yel Posyandu bertema “Siklus Hidup”, serta sesi edukasi dan permainan interaktif.

– Penilaian Integrasi Layanan Primer (ILP): Mengukur kemampuan Posyandu dalam memberikan layanan dari ibu hamil hingga lansia.

Tujuan Perlombaan ini adalah untuk memberikan apresiasi atas kerja keras kader sebagai ujung tombak kesehatan.

Juga, untuk meningkatkan semangat kompetisi sehat untuk inovasi dan mutu pelayanan.

Serta, menjadi ajang evaluasi dan silaturahmi antar kader serta lintas sektor (Dinkes, PKK, PMD).

Dalam hal ini pula Posyandu Mawar IV ( Empat) bertujuan untuk mengidentifikasi Posyandu unggulan  sebagai Posyandu percontohan bagi wilayah di Pedesaan lainnya.

Aspek yang Dinilai:

– Administrasi: Kelengkapan dokumen dan cakupan pelayanan.

– Keterampilan: Pengukuran, penimbangan, konseling, penyuluhan, dan praktik pelayanan.

– Inovasi: Penerapan program kreatif dan pemanfaatan potensi lokal.

– Cakupan Program: KB, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Gizi, Imunisasi, Pencegahan Diare, dll..

Proses perlombaan ini dimulai dari tingkat desa/kecamatan, kabupaten/kota, Provinsi. Salahsatunya adalah Posyandu Mawar IV (Empat) Desa Jayamekar, Padalarang yang mewakili Kabupaten Bandung Barat yang melibatkan verifikasi lapangan dan penilaian juri ahli.,” ungkap Sekdes Mono pada awak media ini.

Narasumber Pewarta: Sekdes Mono/ Egha. Editor Red: Liesnaegha.

Lendeng N D’Gank Solid,Central Chapter Bravo!! Menggelar Baksos ” JUM’AT BERKAH”dalam Rangka “Menyambut Bulan Rajab 1447 H”

0

KOTA BANDUNG , JABAR – All Member Lendeng N D’Gank Central Chapter menggelar kegiatan rutin yaitu Baksos (Bakti Sosial ) setiap hari jumat dengan Dresscode : Kaos Central / Atribut Lendeng N D’Gank.

Adapun waktu untuk kegiatan Baksos tersebut digelar pada, Hari Jumat, 16 Januari 2026, berlokasi di Jl. Naripan No.78 (MFA), Pukul : 13.00 WIB, maka dari itu semua All Member Lendeng N D’Gank Central Chapter turut serta mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan ini rutin di gelar oleh Ketua Panitia M Enco, Ketua Umum Pentagon Lendeng N D’Gank kerap disapa Ade Lendeng, Sekjend Pentagon Lendeng N D’Gank, Ketua Central Chapter, dan Sekretaris Central Chapter serta anggota dan Jajarannya.

Menurut Yudi Hermawan, bahwa ” kegiatan ini rutin Kami lakukan dengan agenda Berbagi makanan untuk pejalan kaki, pengemudi ojek, atau masyarakat sekitar, yang sering disebut “Jumat Berkah”, ungkapnya.

Selanjutnya, Ketua Panitia yang disapa Mang Enco menyampaikan juga , bahwa ” Esensi Gerakan kegiatan Baksos ini bertujuan untuk
– Menyebar Kebaikan: Mengingatkan untuk berbuat baik, sekecil apa pun, karena manfaatnya besar.

– Memperkuat Ukhuwah: Mempererat hubungan persaudaraan sesama Muslim.

– Menumbuhkan Empati: Meningkatkan kepedulian dan berbagi rezeki.

Intinya, Jumat Berkah adalah panggilan untuk memanfaatkan hari Jumat semaksimal mungkin untuk meraih kebaikan dunia dan akhirat, baik melalui ibadah vertikal (dengan Allah) maupun horizontal (dengan sesama),” pungkasnya .

Narasumber Pewarta: Yudi Jeruji. Editor Red: Egha.