BANDUNG BARAT, JABAR – MBG adalah singkatan dari Makan Bergizi Gratis, program nasional prioritas pemerintah Indonesia yang bertujuan menyediakan makanan bergizi untuk anak sekolah, balita, ibu hamil, dan menyusui guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menurunkan stunting, serta mendukung ekonomi lokal melalui pemberdayaan petani dan UMKM dalam rantai pasoknya.
Program ini adalah bagian dari visi jangka panjang Indonesia Emas 2045 untuk memperkuat SDM dan kemandirian pangan
Akan tetapi banyak yang membuat publik bertanya-tanya ” nilai dan nutrisi menu yang diterima keluarga manfaat tidak sesuai ketetapan pemerintah pusat”.
Bahkan, banyak terjadi pro dan kontra , hingga menjadi konflik, pengaduan, bahkan Pengancaman bagi Keluarga Penerima manfaat program Pemerintah Pusat MBG tersebut, salahsatunya yang terjadi kepada salahsatu anggota media infoindonesiainews.com ini beberapa hari lalu.
Selanjutnya, muncul kembali sejumlah pengaduan terkait menu MBG yang disajikan dan diberikan kepada penerima manfaat di beberapa titik wilayah kepada awak media ini, yaitu diantaranya :
Pengaduan dari Seorang Guru salahsatu Sekolah Dasar Negeri yang berada di Desa Pasir Halang, Bandung Barat,yaitu terkait pemberian MBG Balita untuk 3 ( Tiga) hari menjadi Seminggu 2(dua) kali diberikan, bahkan Seorang Guru (yang tak menyebutkan namanya)tersebut telah melakukan upaya complain pada SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, unit dapur pusat (central kitchen) yang dibentuk oleh Badan Gizi Nasional. Namun, tak pernah di tanggapi.

(Menu MBG Desa Pasir Halang, Kecamatan Cisarua, KBB)
Pengaduan lain pun muncul pula dari Warga Penerima Manfaat MBG dari SPPG Desa Cempaka Mekar, Bandung Barat, yang menyampaikan pada awak media ini, bahwa menu yang diterima anaknya tak sesuai dengan juknis yang telah ditetapkan pemerintah pusat, baik harga maupun gizi serta nutrisinya.
Pihak awak media pun telah berusaha mewawancarai penerima manfaat, dan memperlihatkan menu yang diterima anaknya tersebut.
“Tak ada nilai nutrisinya,dan harganyapun gak akan sampai sepuluh ribu,”ungkapnya tanpa menyebutkan namanya.
Kemudian, awak media ini pun menghubungi salahsatu Tokoh Kader PKK dari Desa Cempaka Mekar, Kec. Padalarang, Kab. Bandung Barat untuk mengetahui dan menghimpun informasi terkait menu yang di share di SW nya, sama persis dengan yang diterima salahsatu warga penerima manfaat yang tidak sesuai juknis nya tersebut.
Bahwa “betul itu adalah menu dari SPPG yang berada di wilayah Desa Cempaka Mekar, yang dikelola oleh inisial (O), dan Sempat di Share melalui SW ( Status WhatsApp),agar ada perhatian dari pengelola MBG tersebut,” ungkapnya kepada awak media ini.

(Menu MBG SPPG Desa Cempaka Mekar, Kec. Padalarang, KBB. Pada hari Senin, 2 Maret 2026.
Kemudian, pengaduan pun muncul dari Narasumber penerima manfaat lainnya, dari salahsatu Paman yang Keponakannya sekolah di SDN Singajaya, Kecamatan Cihampelas, Bandung Barat pun, sepulang sekolah memperlihatkan satu item menu yang diterima nya.
“Mbg di SDN Singajaya lebih parah 1 u, hanya 1(satu) iteum, ini penerima manfaat nya keponakan Saya barusan pulang sekolah, langsung Saya Fotokan,” ungkapnya , pada hari Selasa,
[3/3 12.30] .

( Menu MBG SPPG Desa Singajaya, Kec.Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, pada hari Selasa, 3 Maret 2026).
SPPG adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, yaitu unit dapur dan layanan yang didirikan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah .
SPPG di Kepalai oleh Koordinator pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang memastikan seluruh kegiatan operasional MBG.
Dan sudah seharusnya setiap SPPG mempunyai kewajiban mengutamakan Poin – poin Penting SPPG berikut ini :
– Fungsi Utama: Menyiapkan, memasak, dan mengemas makanan bergizi.
– Keamanan Pangan: Diawasi oleh puskesmas untuk memastikan standar kebersihan dan sanitasi.
Dampak Ekonomi:
– Memberdayakan UMKM, petani, dan nelayan lokal sebagai pemasok bahan makanan.
– Struktur Pegawai: Terdiri dari Kepala SPPG, ahli gizi, jurutama masak, ahli sanitasi, hingga relawan dapur.
Karena, SPPG adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan Nutrisi, yang mengutamakan
Kesehatan dan Terjamin Makanannya! ✨
Jadi.., Bagaimana Program MBG dari Pemerintah Pusat ini dapat Berkualitas, Bergizi dan Bernutrisi, bila Penerima Manfaat MBG diduga hanya alakadarnya tanpa memperhatikan Nutrisi dan Gizi sesuai ketetapan pemerintah pusat.

( MENU MBG SPPG Desa Mekarjaya pada Hari Kamis, 26 Pebruari 2026).
Kesimpulan: Berita ini di Tayangkan untuk mengedukasi agar SPPG di setiap Wilayah yang berada di Kabupaten Bandung Barat, dapat menerapkan anggaran dan menu yang Bergizi dan Bernutrisi, sesuai dengan juknis dari BGN (Badan Gizi Nasional) yang ditunjuk oleh Pemerintah Pusat untuk mengawasi Nutirisi dan Gizi MBG ( Makan Bergizi Gratis) itu sendiri .
Narasumber Pewarta: Tim Red. Editor Red: Egha.

