Senin, Maret 2, 2026
Beranda blog Halaman 14

Media Polisi Nasional (MPN) Menggelar RAKERNAS dan Diskusi Publik Rancang Program Kerja dan Tingkatkan Soliditas

0

LEMBANG , BANDUNG BARAT – Pimpinan, Staff, Wartawan dan para aktivis Media Polisi Nasional (MPN) Menggelar Rapat Kerja Nasional serta Diskusi Publik yang dimana acara tersebut diselenggarakan di Aula Kantor Desa Lembang, Kec.Lembang, Kab.Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.Senin (27/1/2025).

Kegiatan yang dipandu oleh MC Abah Jepri dan Mulyadi tersebut berlangsung meriah dengan berbagai paparan dan diskusi seputar dunia jurnalistik, Hukum, Pemerintahan dan lainnya.

Turut Hadir pula Camat Lembang Bambang Eko Setyowahjudi didampingi Ibu Bambang Eko Setyowahjudi dan jajaran staf Kecamatan.
Sedangkan jajaran pimpinan MPN yang hadir diantaranya para pembina dan penasihat,Ustad H.Hary Petir, S.Sos., Sebagai Pembina MPN,Agus Karyana dan Heri Sebagai Penasihat MPN,Pimpinan Redaksi Yusman Andrian, Pimpinan Perusahaan Mulyana Rachman, SE.

Tidak Lupa Hadir pula para Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) MPN Jawa Barat, Kaperwil DKI Jakarta, Kaperwil Jawa Tengah dan daerah lainnya. Tak ketinggalan hadir Kabiro MPN Kab.Bandung Barat (KBB) H.Robi Abdi Mubarok beserta jajaran wartawan KBB serta Kabiro – Kabiro lainnnya se-provinsi Jawa Barat.

Acara Rakernas yang dihadiri oleh para Pimpinan redaksi sejumlah media cetak dan online ini digelar pula Diskusi Publik bertema “Peran Serta Media pada Penegakan Hukum di Indonesia”, dengan narasumber diantaranya Wartawan Senior Sofyan Sugondo, S.Ikom, Drs.Bambang Eko Setyowahyudi, Mulyana Rachman, SE., dan Penggiat Budaya serta Media Sosial Ustad H.Hary Petir, S.Sos.

Camat Lembang, Bambang Eko Setyowahjudi menyampaikan apresiasinya atas diskusi yang diinisiasi oleh beberapa media,menurutnya “diskusi ini memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang pentingnya bermedia sosial dengan bijak dan bertanggung jawab” ungkapnya.

Beliau mengingatkan bahwa “media sosial yang digunakan dengan baik dapat membangun masyarakat madani, tetapi sebaliknya, penyalahgunaan dapat memicu masalah” tegasnya

Camat Lembang Bambang Eko Setyowahjudi juga mengutip arahan Kapolri Listyo Sigit, yang mengingatkan pengguna media sosial untuk berhati-hati dalam membuat unggahan. “Postingan yang tidak berdasar atau mengandung ujaran kebencian dapat berujung pada masalah hukum sesuai dengan UU ITE,” Pungkasnya.(Red)

<img src=”https://infoindonesiainews.com/wp-content/uploads/2025/01/Screenshot_20250128-193806.png” alt=”” width=”720″ height=”485″ class=”alignnone size-full wp-image-38245″ />

NARASUMBER PEWARTA : SEKJEN POKJA KBB (DENI) . EDITOR RED: EGHA.

Quindy Skin Clinic, Klinik Kecantikan Menawarkan Perawatan Wajah dan Kulit dengan Teknologi Terkini

0

JAKARTA – Quindy Skin Clinic adalah sebuah klinik kecantikan yang menawarkan berbagai perawatan wajah dan kulit dengan teknologi terkini.Quindy Skin Clinic memiliki 2 cabang di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur.

Beberapa perawatan yang ditawarkan oleh Quindy Skin Clinic antara lain:

– Hair Removal: perawatan penghilangan rambut dengan teknologi Intense Pulse Light (IPL)

– Laser Wajah: perawatan laser untuk menghilangkan bekas jerawat dan flek hitam.

– Facial: perawatan kulit wajah untuk mengatasi berbagai masalah kulit.

– Skin Booster: perawatan untuk memberikan nutrisi dan hidrasi ekstra pada kulit.

– Filler: perawatan untuk memperindah volume dan bentuk wajah.

– Botox: Menghilangkan kerutan dan garis-garis pada wajah

Dan masih banyak perawatan kencantikan lainnya yang bisa kamu termukan di Quindy Skin Clinic.

Quindy Skin Clinic juga menawarkan promo dan diskon untuk beberapa perawatan, serta konsultasi dokter gratis.

Anda dapat membuat reservasi secara online atau menghubungi admin untuk mengetahui lebih lanjut tentang perawatan yang Quindy Skin Clinic tawarkan.

Narasumber Pewarta : Boy Sandi / H Widi. Editor Red : Egha.

Peningkatan Perbaikan  Infrastruktur Inpres Jalan Desa Cipada, Kec.Cisarua, Prioritas Mobilisasi  dan Konektivitas Masyarakat

0

DESA CIPADA, KEC. CISARUA, BANDUNG BARAT – Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait Jalan Daerah merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Republik Indonesia yang fokus pada peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur .

Instruksi Presiden (Inpres) ini bertujuan untuk memastikan bahwa, jalan – jalan di daerah, terutama yang berada di luar pusat kota ( Desa) atau di daerah tertinggal, terpencil, dan terluar, mendapatkan perhatian yang cukup dalam hal perbaikan, pemeliharaan, serta pembangunan baru.

Begitupun hal nya dengan pelaksanaan pengerjaan jalan hotmik di wilayah Rt 01/Rt 02, Rw 09, Kp. Kiaralawang , hingga Rw 02, Kp. Loji, Desa Cipada, Kab. Bandung Barat, yang mendapatkan anggaran manfaat dari inpres tersebut sebesar Rp, 2.5 Miliar, untuk 4 Km, dengan Lebar 2,5 Meter , dan baru diterapkan sepanjang 700 meter,” ungkap Kades Cipada Ujang Dahria. Pada hari Senin, ( 27/01/2025).

Penerapan anggaran dari dana inpres untuk perbaikan jalan tersebut diatas yaitu dengan Panjang 700 Meter, Lebar 2,5 Meter , dengan Ketebalan tabur sekitar 5 Cm,dan pengerjaannya digelar oleh pihak ke tiga, Desa Cipada sendiri disini hanya sebagai penerima manfaat saja,”jelasnya pada awak media ini.

Inpres Jalan untuk daerah pedesaan itu sendiri menjadi langkah penting untuk menciptakan infrastruktur yang merata dan berdaya tahan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi masyarakat,” tambah Kades Cipada Ujang Dahria.

Perbaikan jalan Desa ini terealisasi melalui program instruksi presiden atau inpres terkait jalan daerah yang mengalami kerusakan, “Mudah-mudahan program inpres jalan rusak untuk daerah- daera pedesaan semacam ini bisa terus berlanjut , ” harapnya Kepala Desa Cipada Ujang Dahria.

Manfaat dari inpres inipun dapat memudahkan jalur logistik dan mobilitas masyarakat serta mendukung konektivitas jalan dari desa menuju wilayah kecamatan hingga kabupaten,” pungkasnya , menutup penjelasannya pasa awak media ini.(Red)

Narasumber Pewarta : UD/Egha. Editor Red: Egha.

PR Bagi Desa Bojongsalam, Rongga, Terkait Jalan Tidak Tersentuh Pembangunan, Apakah Harus ada Korban lagi Menunggu Janji Desa Terdampak PLN Cisokan?”

0

DESA BOJONGSALAM, BANDUNG BARAT, JABAR – Keterbatasan infrastruktur jalan diberbagai Desa di Kabupaten Bandung Barat menjadi bukti nyata kegagalan Desa-desa di Kabupaten Bandung Barat dalam membuat perencanaan pengembangan di desa- desa nya agar lebih efektif.

Contoh kondisi jalan – jalan yang buruk disetiap Desa yang berada di Kabupaten Bandung Barat ini, tidak hanya menghambat mobilitas warga tetapi juga berdampak negatif pada perekonomian masyarakat lokal dan akses layanan publik semakin parah,” ujar salahsatu Warga Desa Bojongsalam, Kecamatan Rongga, Bandung Barat.kepada awak media ini yang tidak ingin disebutkan namanya.

Ketidakpuasan masyarakat terhadap kondisi jalan yang rusak dan tidak terawat semakin meningkat. Warga desa mengeluhkan sulitnya akses menuju pusat-pusat pelayanan seperti sekolah, fasilitas kesehatan, dan pasar. Hal ini mengindikasikan perlunya perencanaan yang lebih matang dan pelaksanaan yang lebih efektif .

Kalaupun Mereka beralasan, karena keterbatasan anggaran dan birokrasi yang kompleks. “Yang mereka hadapi banyak kendala dalam merealisasikan proyek-proyek pembangunan, saya pikir itu sudah cerita lama,”ungkapnya kembali.

Seperti halnya Kepala Desa Bojongsalam menyampaikan hak jawabnya terkait Jalan yang tidak tersentuh pembangunan sama sekali di wilayah nya tersebut dan hanya pelebaran jalan saja, itu memakai anggaran Dana Desa pada tahun 2019 lampau.

” Kami sudah berupaya dengan pelebaran jalan tersebut dari Anggaran Dana Desa, karena waktu yang telah direncanakan PLN, yaitu berjanji akan melaksanakan pembangunan jalan tersebut, akan tetapi waktu itu terkendala dengan Covid -19, mudah-mudahan rencana PLN di tahun ini tidak molor lagi,”ungkapnya Kepala Desa Bojongsalam bernama Ajang Yusup Bachtiar S.Ip, saat dikonfirmasi oleh awak media ini pada Hari Senin, (27/01/2025).

Lanjutnya, mengatakan bahwa ” mengapa Kami mengandalkan pembangunan jalan itu dari PLN , karena Desa Bojongsalam adalah Desa yang terdampak Upper Cisokan, jadi insyaallah Pengajuannya sudah masuk di addendum 6, dan rencananya pihak PLN akan melaksanakan pembangunan jalan tersebut di tahun ini, dan itu adalah kewajiban dari pihak PLN,” ungkapnya kembali.

Kemudian Ajang Yusup Bachtiar juga mengatakan terkait pengaduan Warga Masyarakat Desa Bojongsalam, bahwa ” Dua minggu yang lalu pikiran negatif rakyat juga sudah turun , dan sudah tahu terkait jalan yg sudah di rencanakan PLN ini, dan terkait kegiatan desa di tahun 2024, silahkan tinggal di buka saja akses oleh semua pihak agar dapat mengetahuinya, mangga ,” ungkapnya kembali.

https://bojongsalam.digitaldesa.id

Dan, Kepala Desa Bojongsalam menyampaikan pula klarifikasi nya tentang beredarnya video seorang Ibu yang melahirkan dalam perjalanan karena akses jalan tersebut, bahwa ” Justru Saya dari pihak Pemdes masih menunggu realisasi pembangunan dari pihak PLN, karena dampaknya telah berakibat kepada Warganya, dan malah beredarnya vidio tersebut itu , pernah di dorong oleh Kami dan pernah bersama rekan media lainnya juga untuk diberitakan,” ungkapnya.

Sebelum menutup konfirmasi nya, Ia juga berharap” mudah- mudahan Bapak Bupati Kabupaten Bandung Barat terpilih nanti setelah di lantik ada gereget untuk mendorong apa saja yang menjadi kemajuan di wilayahnya dan untuk Kewajiban Pihak PLN di wilayah Desa Bojongsalam yang terkena dampak Upper Cisokan dapat segera direkomendasikan hingga realisasi,” ungkapnya.

“Saya tidak mau program yang tidak jelas
kebetulan saya sudah duakali menjabat sebagai Kades , tentunya lebih mengetahui perjalanan terkait program ” Kurang jelas
, dan Desa Saya sama dengan Desa Cicadas, adalah Desa yang terkena dampak PLTA Cisokan, jadi Ya begitulah ketika PLN sudah melaksanakan programnya Insyaallah masyarakat akan merasakan dan akan sejahtera , karena akses jalan salah satu penopang bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, Kami juga sebagai Pemdes berupaya dan merasakan tidak memberikan pelayanan memuaskan terhadap masyarakat, Kami mempunyai mobil pelayanan kesehatan ada 2 ( Dua) mobil Siaga Desa dan Ambulans Desa, tapi kalau jalannya masih jelek, pelayanan Kami pun tidak bisa memuaskan dan maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.

Terakhir, di waktu yang bersamaan awak media konfirmasi juga kepada pihak BPD (Badan Pengawas Desa) Desa Bojongsalam , Ia mengatakan, bahwa ” Betul jalan sepanjang 6 km adalah jalan Desa Bojongsalam dan jalan tersebut akan di bangun oleh PLN , karena ada WTP dan terdampak Upper Cisokan dan PLN sudah berjanji akan membangun jalan tersebut rencana nya Bulan Maret, Tahun 2025,” pungkasnya.

 

NARASUMBER PEWARTA: TIM RED IINEWS JABAR. EDITOR RED: EGHA.

 

Di Tuduh “Memeras ‘ AKBP Bintoro Berikan Klarifikasi

0
Klarifikasi atas tuduhan Pemerasan

JEJAK24JAM.COM |  JAKARTA – Minggu 26 Januari 2025 AKBP Bintoro mengadakan konferensi pers mengenai adanya tuduhan yang di tujukan kepada dirinya perihal pemerasan mencapai puluhan milyar terhadap Bos Prodia.

Dalam keterangannya secara tertulis AKBP Bintoro menjelaskan ” peristiwa yang berawal dari di laporannya saudara AN alias Bastian yang telah melakukan tindak pidana kejahatan seksual dan tindak pidana perlindungan anak yang menyebabkan korban meninggal dunia di salah satu hotel di jakarta selatan . Pada saat olah TKP ( tempat kejadian perkara ) di temukan obat obatan terlarang sejenis INEX serta senjata api .

Dalam hal ini satuan Reskrim polres Jakarta Selatan, yang saat itu di pimpin saya ( AKBP Bintoro ) sebagai kasat RESKRIM melakukan penyelidikan dan penyidikan.Hingga saat ini perkara tersebut telah masuk pada P21 yang telah di limpahkan ke JPU ( Jaksa penuntut umum ) dengan dua tersangka yaitu inisial AN dan B untuk dapat di sidangkan ” jelasnya.

Di tambahkan Bintoro ” bahwa perkara yang di tanganinya berjalan hingga P21 secara lengkap agar dapat di sidangkan, maka pihak tersangka AN tidak tidak terima dan memviralkan dengan berita berita bohong tentang saya serta melakukan pemerasan terhadap yang bersangkutan, faktanya ini semua fitnah ‘ tambah Bintoro .

AKBP Bintoro telah di periksa oleh PROPAM Polda metro jaya ( PMJ ) lebih dari 8 jam serta hand phone yang bersangkutan telah di sita untuk bahan pemeriksaan lebih lanjut dan yang bersangkutan masih berada di propam Polda metro jaya

Dalam tuduhannya Bintoro telah menerima uang sebesar 20 Milyar, dan di gugat secara perdata di pengadilan negeri Jakarta Selatan dengan tuduhan, menerima uang cash sebesar 5 milyar dengan transfer sebesar 1.6 milyar dengan 3 kali transfer, dengan rincian pertama 500 juta, kedua 500 juta dan ketiga sebesar 600 juta rupiah ke dalam rekening Bintoro.

Klarifikasi AKBP Bintoro

Selain dana transferan ,Bintoro juga di tuduh dengan uang hasil perasan untuk membeli pangkat atau jabatan dari AKBP langsung mendapatkan pangkat Bintang atau jenderal, namun dalam angkatan beliau, Bintoro adalah salah satu anggota yang jenjang karier nya terlambat di bandingkan seangkatannya.

NARASUMBER PENULIS : TEGUH.
EDITOR REDAKSI: EGHA 

Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Jayamekar laksanakan Komsos (Komunikasi Sosial) bersama para Pemuda di Wilayah Binaan

0

JEJAK24JAM.COM | JUM’AT, 24 JANUARI 2025.

PURABAYA, JAYAMEKAR, KBB – Ekonomi kerakyatan adalah sistem perekonomian yang dikelola secara bersama-sama oleh masyarakat .

Upaya Untuk menciptakan dan meningkatkan ekonomi kerakyatan menurut Babinsa jayamekar Serma Robiana Gustiawan menyampaikan pada awak media ini ” itu semua perlu difasilitasi dan didukung oleh warga sekitar , tokoh pemuda,  dan tokoh masyarakat yang memiliki keahlian di bidang masing-masing,” ujarnya.

Babinkamtibmas Jayamekar Aiptu Irman Somantri mengungkapkan juga, bahwa “Kami akan mendukung dan mendorong sepenuhnya untuk seluruh Warga masyarakat di wilayah binaannya , selama upaya peningkatan dan menciptakan ekonomi kerakyatan bersifat positif,”tambahnya.

Menurutnya, karena Pemerintah sangat berperan untuk menunjang sistem ekonomi yang berbasis pada kegiatan ekonomi kerakyatan,”ujarnya kembali saat komsos dengan para pemuda di wilayah binaannya, pada hari Jum’at,(24 /01/2025).

&nbsp;

Selanjutnya adalah cara mengembangkan produk dan jasa kreatif tersebut yaitu dengan memberdayakan masyarakat lokal, menciptakan daya tarik unik, meningkatkan kualitas pengalaman wisata, dan melestarikan budaya lokal, tak lupa  juga dengan kearifan lokal di setiap wilayah,” jelasnya.

Dalam komsos tersebut dengan para pemuda di wilayah binaannya, Kami para Pemuda mengemukakan aspirasi Kami kepada Babinsa dan BabinKamtibmas.

Bagaimana caranya membuka peluang untuk lapangan merpati 32 yang mana dilihat dari sisi positifnya sangat banyak, khususnya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Agar Pengangguran yang berada di wilayah binaannya bisa mendapatkan penghasilan, termasuk para pedagang di sekitarnya,  selain itu juga menjadi sebuah destinasi wisata dan kearifan lokal di wilayahnya,” ungkapnya.

Kegiatan komsos ini agak  berlangsung lama , akan tetapi dapat memberikan semangat  dalam cara berpikir positif  bagi para pemuda binaannya agar dapat  mencari rezeki yang halal serta kreatif tanpa ada kesenjangan sosial.

Menurut Babinkantibmas bersama Babinsa , Mereka akan selalu mendukung dan memfasilitasi warga binaannya agar dapat  bekerjasama dengan setiap pengusaha – pengusaha.

Contohnya membuka kerjasama dengan para pengembang perumahan agar dapat  bersinergi  dalam menghasilkan pendapatan , dan saling menguntungkan ( Simbiosis Mutualisme) yaitu  tanpa adanya batasan – batasan dari para pihak pengembang dengan Warga Masyarakat sekitarnya.

Harapannya para pemuda binaan, mudah -mudahan dengan diadakannya pembinaan seperti ini, diharapkan menjadi motivasi untuk setiap warganya berkreasi dan mendapatkan penghasilan untuk keluarganya .

Dengan  kegiatan komsos ini, maka para pemuda di wilayah binaannya dapat termonitor oleh Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai stakeholder di lingkungannya. (Red)

<img class=”alignnone size-full wp-image-17501″ src=”https://suaramediaindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/IMG-20250124-WA0357.jpg” alt=”” width=”1280″ height=”963″ />

NARASUMBER PEWARTA: ARIS IINEWS JABAR. EDITOR RED: EGHA.

Kepala Desa Cicadas Daman S Permana : Alhamdulillah Perbaikan Jalan Hotmik Telah Realisasi Sesuai Harapan

0

JEJAK24JAM.COM | JUM’AT, 24 JANUARI 2025.

DESA CICADAS, BANDUNG BARAT, JABAR | Permintaan dari Warga Masyarakat kepada Kepala Desa Cicadas Daman S Permana untuk perbaikan jalan rusak parah kini telah realisasi.

Harapan dari Aspirasi Warga Masyarakat yang mengharapkan, agar jalan yang selalu Mereka lalui dapat segera diperbaiki, sebagai upaya percepatan laju ekonomi masyarakat akhirnya terwujud.

Kepala Desa Daman S Permana mengirimkan sebuah Video yang berisi penjelasan, bahwa ” Tidak ada Kepala Desa yang tidak mau membangun Desanya, Tidak ada Kepala Desa yang tidak memikirkan lingkungan dan Desanya, Disini Kepala Desa sudah berusaha dengan berbagai aspek, berbagai usaha dan cara,” ungkapnya. Pada hari Kamis,( 23/01/2024).

“Maka dari itu disini Saya ingin menjelaskan, bahwa ” Desa Cicadas mendapatkan anggaran itu Rp, 1.200 Miliar /Tahun, akan tetapi 1.200 Miliar tersebut bukan artian untuk pembangunan jalan, tapi itu untuk pos – pos yang harus tertutupi, sehingga ada presentasi untuk infrastruktur pembangunan jalan, untuk menutupi jalan sebesar 60%, berarti sekitar Rp,700 Juta dari Rp, 1,200 Miliar tersebut , lainnya untuk Pemberdayaan Perangkat Desa, Gaji Perangkat Desa, Gaji RT/RW, dan masih banyak pos-pos lainnya yaitu Kesehatan, Pendidikan dan lain-lainnya, itupun ada mekanisme dan aturan yang harus ditempuh ketentuan dari Pemerintah Pusat,”jelasnya Kepala Desa Cicadas Daman S Permana.

Selanjutnya, Beliau menyampaikan juga, bahwa ” untuk BLT DD pun saat ini masih menggunakan Dana Desa, Jalan Kampung Cicalengka, dan Kampung Cikawung yang panjang 2 Km 100, Kampung Cicadas, Kampung Cimahpar 1 Km 600, kisaran 3Km 600, ditambah Kampung Cisuren sampai Cicadas 1Km 200, Cicadas sampai Gondeglang 1km 800, kisaran 7 kiloan lebih panjangnya dikalikan 26 setengah
,”ungkapnya.

“Kalau seandainya dibantu dari Dana Desa yang hanya 700 Juta/Tahun, kisaran anggaran jalan yang 7Km berarti kisaran Rp, 7 Miliar lebih itu semua tidak akan selesai 15 tahun, apalagi dengan jabatan Kepala Desa yang terbatas, “ungkapnya kembali.

Selanjutnya, menurut Kepala Desa Cicadas, bahwa “Dan selain daripada itu Penyelenggaraan Dana Desa yang Rp, 700 Juta tersebut , itu berdasarkan hasil musyawarah Desa (Musdes), hasil musyawarah Dusun(Musdus), RKP, RKPD, itu semua terbagi ke pembangunan laut, lingkungan RW, ke TPT-TPT yang orzen terdampak bencana, itu semua terbagi setiap tahunnya,” ujarnya kembali.

“Akan tetapi melihat situasi dan kondisi jalan di wilayah Desa Cicadas yang terlalu banyak dan sangat panjang, mana mungkin dibangun dengan Dana Desa semua, kemudian ada arahan dari Pimpinan PLN dari Tahun 2017, dan sebagian jalan Kabupaten sudah dilaksanakan, dan PLN juga sudah banyak melaksanakan dari dana Kondep tersebut yaitu untuk membangun Sekolah SD (Sekolah Dasar) Bina Karya Cipiring, dan itu sudah dilaksanakan, “ungkapnya.

Kemudian lanjutnya “Termasuk pembangunan jalan kabupaten , baik Jalan Rongga – Bojongsalam, Rongga-Cibitung, Rongga – Cicadas, Rongga Cipongkor, termasuk Narogong -Sukamanah, maka untuk Tahap ke-2(Dua) Pihak PLN akan melaksanakan pembangunan infrastruktur untuk Desa terdampak dari sisa Dana yang belum dilaksanakan yaitu Dua Titik yang belum dilaksanakan dari Dana Kondep PLN kisaran 50 Miliar, dan pada tahun 2019 sudah melakukan pengukuran, ketika mau dilelang saat itu ada kendala yaitu adanya wabah Covid -19, maka dari itu jangankan untuk pembangunan yang terdampak waktu itu, untuk kebutuhan pihak PLN pun tersendat selama dua tahun, dan baru dapat eksen lagi pada tahun 2023, dikarenakan banyaknya hal yang harus dilaksanakan oleh Kecamatan dan Desa, maka saat itu belum dapat melaksanakan nya,”pungkasnya atas klarifikasi terkait pembangunan jalan di Desa Cicadas yang secara rinci dijelaskan oleh Kepala Desa Cicadas.

Melihat kondisi Dana Desa yang begitu Kecil menurut Daman, tidak mungkin bisa mengkaper untuk pembangunan jalan di dua kampung tersebut.

” Kami bukan tidak ingin membangun jalan -jalan dan memperbaiki jalan -jalan tersebut, namun melihat kondisi anggaran Dana Desa yang begitu minim, jadi mana mungkin dapat tercover dengan cepat, dan 2 titik jalan yang dimaksud oleh warga tersebut, pihaknya sudah mengajukan melalui anggaran komdev sejak tahun 2017 dan sudah diketahui oleh semua warga juga ,” ucapnya.

“Dan, Sekarang juga Kami sedang melaksanakan pembangunan dari dana pusat ,yaitu sedang menggiling basah pekerjaannya,” ungkapnya.

Kini, Kami sedang melaksanakan perbaikan jalan sesuai harapan dan keinginan dari warga masyarakat, dan mengenai jawaban anggaran yang dipergunakan adalah anggaran Inpres dari Pemerintah Pusat ,”ungkapnya kepada awak media ini.

“Alhamdulilah sekarang Kami sedang melaksanakan kegiatan pengerjaan perbaikan jalan dengan hotmix , yaitu sepanjang 4 Km d bagi 3 tahap, yaitu :
Tahap ke 1 , 700 m Cisuren – Cibarengkok.
Tahap ke 2 , 1100 m Cibarengkok – Cicadas.
Tahap ke 3 , 2100 Cicadas – Bolenglang ,”ungkapnya kembali.

Mudah – mudahan dalam waktu 90 hari pekerjaan ini sudah bisa selesai sesuai harapan, dan Kami berharap warga masyarakat dapat segera menggunakan dan merawat jalan ini dengan baik,” ujarnya.

Jujur saja.., “ungkapnya kemudian, bahwa ” bukannya Saya sombong , tapi Saya berusaha untuk mewujudkan harapan warga Desa Cicadas, Bandung Barat, untuk itu Kami berupaya semaksimal mungkin untuk membangun dan memperbaiki jalan ini, dan Alhamdulillah juga Kami telah ada wacana, bahwa semua pengajuan di tahun ini akan terealisasi ,sehingga dapat rampung dengan segera untuk jalan Desa Cicadas di kisaran Panjang 7 kilo tersebut,” pungkasnya.

NARASUMBER PEWARTA: TIM RED. EDITOR RED : EGHA.

Inilah Penjelasan Kades Cicadas Daman S Permana terkait Jalan Rusak yang Viral di Medsos

0

JEJAK24JAM.COM | JUM’AT, 24 JANUARI 2025.

DESA CICADAS, BANDUNG BARAT, JABAR | Permintaan dari Warga Masyarakat kepada Kepala Desa Cicadas Daman S Permana untuk perbaikan jalan rusak parah telah menjadi sorotan publik dan Viral di medsos.

Aspirasi Warga Masyarakat hanya mengharapkan, agar jalan yang selalu Mereka lalui dapat segera diperbaiki, sebagai upaya percepatan laju ekonomi masyarakat.

Disampaikan kepada awak media ini aspirasi dari beberapa Warga Desa Cicadas, Bandung Barat, bahwa “” Kita hanya menuntut Pemerintahan Desa Cicadas, supaya dapat segera untuk memperbaiki jalan- jalan rusak di wilayah Kampung Cisuren dan Kampung Cimahpar, karena selama ini hanya janji -janji saja yang tak pernah terealisasi , ” ungkap Salahsatu Warga yang tak ingin menyebutkan namanya. Pada hari Rabu, ( 22/01/2025).

Saat di konfirmasi melalui WhatsApp, Kepala Desa Daman S Permana mengirimkan sebuah Video yang berisi penjelasan, bahwa ” Tidak Kepala Desa yang tidak mau membangun Desanya, Tidak ada Kepala Desa yang tidak memikirkan lingkungan dan Desanya, Disini Kepala Desa sudah berusaha dengan berbagai aspek, berbagai usaha dan cara,” ungkapnya. Pada hari Kamis,( 23/01/2024).

 

“Maka dari itu disini Saya ingin menjelaskan, bahwa ” Desa Cicadas mendapatkan anggaran itu Rp, 1.200 Miliar /Tahun, akan tetapi 1.200 Miliar tersebut bukan artian untuk pembangunan jalan, tapi itu untuk pos – pos yang harus tertutupi, sehingga ada presentasi untuk infrastruktur pembangunan jalan, untuk menutupi jalan sebesar 60%, berarti sekitar Rp,700 Juta dari Rp, 1,200 Miliar tersebut , lainnya untuk Pemberdayaan Perangkat Desa, Gaji Perangkat Desa, Gaji RT/RW, dan masih banyak pos-pos lainnya yaitu Kesehatan, Pendidikan dan lain-lainnya, itupun ada mekanisme dan aturan yang harus ditempuh ketentuan dari Pemerintah Pusat,”jelasnya Kepala Desa Cicadas Daman S Permana.

Selanjutnya, Beliau menyampaikan juga, bahwa ” untuk BLT DD pun saat ini masih menggunakan Dana Desa, Jalan Kampung Cicalengka, dan Kampung Cikawung yang panjang 2 Km 100, Kampung Cicadas, Kampung Cimahpar 1 Km 600, kisaran 3Km 600, ditambah Kampung Cisuren sampai Cicadas 1Km 200, Cicadas sampai Gondeglang 1km 800, kisaran 7 kiloan lebih panjangnya dikalikan 26 setengah
,”ungkapnya.

“Kalau seandainya dibantu dari Dana Desa yang hanya 700 Juta/Tahun, kisaran anggaran jalan yang 7Km berarti kisaran Rp, 7 Miliar lebih itu semua tidak akan selesai 15 tahun, apalagi dengan jabatan Kepala Desa yang terbatas, “ungkapnya kembali.

Selanjutnya, menurut Kepala Desa Cicadas, bahwa “Dan selain daripada itu Penyelenggaraan Dana Desa yang Rp, 700 Juta tersebut , itu berdasarkan hasil musyawarah Desa (Musdes), hasil musyawarah Dusun(Musdus), RKP, RKPD, itu semua terbagi ke pembangunan laut, lingkungan RW, ke TPT-TPT yang orzen terdampak bencana, itu semua terbagi setiap tahunnya,” ujarnya kembali.

“Akan tetapi melihat situasi dan kondisi jalan di wilayah Desa Cicadas yang terlalu banyak dan sangat panjang, mana mungkin dibangun dengan Dana Desa semua, kemudian ada arahan dari Pimpinan PLN dari Tahun 2017, dan sebagian jalan Kabupaten sudah dilaksanakan, dan PLN juga sudah banyak melaksanakan dari dana Kondep tersebut yaitu untuk membangun Sekolah SD (Sekolah Dasar) Bina Karya Cipiring, dan itu sudah dilaksanakan, “ungkapnya.

Kemudian lanjutnya “Termasuk pembangunan jalan kabupaten , baik Jalan Rongga – Bojongsalam, Rongga-Cibitung, Rongga – Cicadas, Rongga Cipongkor, termasuk Narogong -Sukamanah, maka untuk Tahap ke-2(Dua) Pihak PLN akan melaksanakan pembangunan infrastruktur untuk Desa terdampak dari sisa Dana yang belum dilaksanakan yaitu Dua Titik yang belum dilaksanakan dari Dana Kondep PLN kisaran 50 Miliar, dan pada tahun 2019 sudah melakukan pengukuran, ketika mau dilelang saat itu ada kendala yaitu adanya wabah Covid -19, maka dari itu jangankan untuk pembangunan yang terdampak waktu itu, untuk kebutuhan pihak PLN pun tersendat selama dua tahun, dan baru dapat eksen lagi pada tahun 2023, dikarenakan banyaknya hal yang harus dilaksanakan oleh Kecamatan dan Desa, maka saat itu belum dapat melaksanakan nya,”pungkasnya atas klarifikasi terkait pembangunan jalan di Desa Cicadas yang secara rinci dijelaskan oleh Kepala Desa Cicadas.

Melihat kondisi Dana Desa yang begitu Kecil menurut Daman, tidak mungkin bisa mengkaper untuk pembangunan jalan di dua kampung tersebut.

” Kami bukan tidak ingin membangun jalan -jalan dan memperbaiki jalan -jalan tersebut, namun melihat kondisi anggaran Dana Desa yang begitu minim, jadi mana mungkin dapat tercover dengan cepat, dan 2 titik jalan yang dimaksud oleh warga tersebut, pihaknya sudah mengajukan melalui anggaran komdev sejak tahun 2017 dan sudah diketahui oleh semua warga juga ,” ucapnya.

“Dan, Sekarang juga Kami sedang melaksanakan pembangunan dari dana pusat ,yaitu sedang menggiling basah pekerjaannya,” ungkapnya.

Saat awak media konfirmasi kembali kepada beberapa Warga Desa Cicadas terkait pelaksanaan perbaikan jalan yang digelar Desa Cicadas saat ini, salahsatu Warga menjawab “Ya itu jalan dari Kampung Cibarengkok sampai Kampung Cikembang, paling juga sekitar 300 Meteran dan ke arah timurnya itu nyambung ke Kampung Cisuren yang tembus hingga Kampung Kubang dan bertemu dengan jalan Kabupaten (jalan utama menuju curug malela),”ungkapnya Salahsatu Warga yang tak ingin disebutkan namanya.

“Dan pada Tahun 2016 semua jalan-jalan yang disebutkan oleh Kades Cicadas Daman S Permana dalam Video itu dibangun dan di aspal , nah Kami ingin mempertanyakan waktu itu dananya dari mana,..?”tanyanya kembali salahsatu Warga Desa Cicadas.

Dan hingga berita ini tayang Kepala Desa Cicadas Daman S Permana belum memberikan jawabannya kembali . (RED)

Narasumber Pewarta: Tim Red Media . Editor Red : Egha.

Ramda & Kevin Farell,Seorang Fotografer dan Videografer Profesional Dari Pesona Hati

0

JEJAK24JAM.COM | JAKARTA  – Ramda & Kevin farell, seorang Fotografer dan Videografer Profesional dari Pesona Hati Berkontribusi Dalam Mendukung Acara Parindo Celebrity Night Party 2025. Kami adalah anak muda yang ingin berkarya didunia kreatif. Kami mempunyai latarbelakang yang sama yaitu memiliki kemampuan dalam bidang kreatif seperti fotografi, editing, dan konten video.

Dengan membangun Pesona Hati kita menuangkan kemampuan dan pengalaman kita, dengan membuka jasa bisnis fotografer & videografer dengan memberikan hasil sebuah momen dan karya yang mengesankan bagi client kita.

Pesona Hati Berlokasi di Bukit Kencana, Pondok Gede, Kota Bekasi. Kami bergerak dibidang fotografer & videografer, melayani jasa acara : Engagement, Graduation, Prewedding, Wedding dan Event.

Bisa kunjungi instagram kami Pesona Hati @pesonahati.official
Untuk dapat informasi lebih lanjut juga hubungi whatsapp kami : 0856-9736-3326

Bisa kunjungi juga akun instagram personal kita
@akhi_ramda & @kefarmedia.

 

Narasumber Pewarta : Boy Sandi / H Widi. Editor Red:  Egha.

Inilah Penjelasan dan Himbauan Camat Lembang Bambang Eko Terkait Tumpukan Sampah kini telah Bersih dan Terpasang Spanduk “Jangan Buang Sampah Disini!”

0

JEJAK24JAM.COM | SELASA, 21 JANUARI 2025.

BANDUNG BARAT, JABAR – Awalnya sempat viral terkait adanya tumpukan sampah di halaman kantor Kecamatan Lembang, yang kini telah bersih kembali.

Tumpukan sampah tersebut sempat diberitakan oleh sebuah media hingga viral dan membuat polemik terkait adanya tumpukan sampah di halaman kantor Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat tersebut.

Dan, tumpukan sampah waktu itu tepat dibuang di area halaman kantor Kecamatan Lembang , yang seharusnya menurut asumsi mungkin akan apabila bersih dari sampah, dan terdapat taman elok indah dipandang .

Selanjutnya, Camat Lembang Bambang Eko Setyowahjudi pun mengatakan bahwa dirinya heran dengan adanya tumpukan sampah-sampah tersebut.

Karena menurutnya, tumpukan sampah tersebut bukan sampah perkantoran, akan tetapi sampah rumahtangga hingga bekas alat peraga kampanye (spanduk) yang banyak dan melebihi sampah yang dihasilkan dari kantor Kecamatan Lembang.

Kemudian, Beliaupun menyampaikan kepada awak media saat di konfirmasi, bahwa ” Saya pun sempat kaget dan heran, karena melihat jenis sampah yang dibuang di halaman Kantor Kecamatan Lembang tempat Saya bertugas, apalagi setelah diberitakan oleh salahsatu media (“). Dan, Tanpa ada maksud untuk menuduh dari pihak mana pun, karena jelas-jelas itu adalah jenis sampah – sampah domestik,” ungkapnya Camat Bambang kepada awak media.

 

Kemudian Camat Bambang Eko juga menyatakan bahwa diantara tumpukan sampah itu banyak terdapat sampah non perkantoran,misalnya bekas popok orang dewasa, popok bayi, perlak bayi, dan hingga pembalut, secara logikanya tidak ada kaitan dengan sampah perkantoran.

Akan tetapi dengan waktu yang kurang dari 24 jam, semenjak berita tersebut muncul dari salahsatu media terkait sampah menumpuk yang berada tepat di halaman kantornya tersebut, Camat Lembang Bambang Eko mengatakan, bahwa Ia akan segera menyelesaikannya Sampah tersebut dan menindaklanjuti dengan mengangkut seluruh sampah ke TPS 3R (Reduce, reuse, recycle) yang berada di wilayah Cikole, Lembang,”pungkasnya.

Dan pihaknya pun mengatakan ” untuk sebagian kecilnya dari sisa sampah tersebut dan rumput-rumput liarnya yang mengganggu akan Ia bakar,bertujuan untuk mengusir nyamuk ataupun lalat yang berada disekitar sampah tersebut untuk pencegahan munculnya penyakit dilingkungan tempatnya bertugas.

Selanjutnya, “Dan Saya sebelumnya telah memberikan penjelasan sebagai hak jawab Saya melalui media yang bersangkutan, terkait pemberitaan sebelumnya, namun herannya mengapa Media tersebut tidak publikasikan penjelasannya oleh media itu. Tapi, kini yang lebih penting bagi Kami adalah masalah sampah itu sudah selesai, dan kini sudah dibersihkan, dan tidak ada lagi tumpukan sampah tersebut di depan Kantor Kecamatan Lembang ,” jelasnya.

Kemudian Ia pun menghimbau dan berharap bagi seluruh pihak maupun Warga masyarakat, jangan sampai kembali membuang sampah sembarangan, apalagi di halaman kantor Kecamatan Lembang, tempat sarana publik, yang ujung-ujungnya berdampak negatif kepada pihaknya,apalagi sekarang sudah dibersihkan kembali,da telah Kami pasang spanduk larangan membuang sampah di lokasi tersebut, “tegasnya.

Dan telah diketahui oleh semua pihak, bahwa persoalan sampah bukan hanya terjadi di Kecamatan Lembang, apalagi kini Darurat Sampah sedang menjadi sorotan sejak TPPAS Sarimukti diketahui overload.

Dan sebenarnya menurut Camat Lembang Bambang Eko, bahwa kini pihaknya sebagai kepanjangan tangan pemerintah Kabupaten Bandung Barat, telah menerima perintah dan turut serta mengurangi ritase pengiriman sampah – sampah di Lembang ke Sarimukti.

Dan, jangan karena ulah oknum tidak bertangung jawab, terkait dengan tumpukan sampah di halaman kantor Camat Lembang yang menjadi dampak negatif, karena adanya pengurangan ritase.

Tumpukan Sampah tersebut bukan disengaja tidak diangkut dan dibiarkan, tetapi karena adanya kan karena peubahan jadwal ritase pengangkutan sampah.

Untuk itu, Saya telah menghubungi teman-teman di Satgas Lembang Bersih, dan alhamdulillah Kami telah dibantu dalam masalah sampah tersebut hingga selesai dan bersih kembali,” tutupnya.

Narasumber Pewarta: Heryana / Egha. Editor Red : Egha.